Polimek SPMB Berakhir (40 Rektor PTN Sepakat) Maret 19, 2008
Posted by Wimpy in BERITA, Pendidikan.Tags: BERITA, jadwal spmb, pnbp, rektor, spmb 2008
trackback
Para rektor dari 40 Perguruan Tinggi Negeri sepakat mengakhiri polemik dan tetap memberlakukan satu sistem dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) sehingga calon mahasiswa 2008/2009 terjamin mengikuti seleksi sesuai pilihan masing-masing.
“Kami mengedepankan prinsip kebersamaan dan keadilan bagi anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai pilihan masing-masing. Jadi kemudahan akses yang luas dan kesempatan yang sama tanpa memandang letak geografis dan tingkat ekonomi lulusan SMTA menjadi prioritas,” kata Ketua Perhimpunan SPMB Asman Budi Santoso di Jakarta, Senin.
Asman menjelaskan polemik SPMB dan UMPTN yang belakangan muncul kini selesai setelah 40 rektor PTN pada Minggu malam berkumpul dalam rapat umum luar biasa yang membahas seputar isu keluarnya 41 PTN dari keanggotaan Perhimpunan SPMB yang setiap tahun menggelar seleksi.
“Pertemuan semalam telah menyepakati tidak ada lagi polemik mengenai SPMB atau UMPTN. Sudah final akan menggunakan sistem nasional seperti yang dulu-dulu, universitas tidak menyelenggarakan seleksi masuk sendiri-sendiri,” ujarnya.
Dengan adanya kesepakatan itu, pihaknya meminta masyarakat terutama calon mahasiswa tetap tenang karena SPMB tahun ajaran baru mendatang tetap dilaksanakan seperti dulu sehingga mahasiswa dari Aceh bisa mendaftar ke perguruan tinggi negeri di Yogyakarta dan di daerah manapun yang diinginkannya.
Ia mengatakan, para rektor juga mempertimbangkan kalau tiap universitas mengadakan seleksi akan tidak hemat dari segi biaya dan waktu para calon mahasiswa harus menggunakan transportasi ke sana ke mari. Bayangkan ada 170 ribu sampai 200 ribu peserta,” katanya.
Jumlah PTN yang terhimpun dalam perhimpunan SPMB saat ini sebanyak 56 dan tidak ada satupun yang menyatakan diri keluar dari perhimpunan, katanya menanggapi polemik di surat kabar mengenai kisruh yang terjadi antar rektor PTN terkait masalah penerimaan mahasiswa baru.
Ketika ditanya latar belakang perbedaan pendapat antara rektor tersebut, Asman enggan menjelaskan namun polemik ini bukan persoalan yang membuat para rektor harus terpecah.
Sementara itu, pasca tercapainya kesepakatan antara 41 Rektor PTN, Perhimpunan SPMB dan Dirjen Dikti Depdiknas terkait mekanisme pengelolaan keuangan hasil pendaftaran calon mahasiswa baru, pelaksanaan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (dulu SPMB) tahun ini dipastikan sesuai jadwal, kata Dirjen Dikti Depdiknas, Fasli Djalal di Bandung, Senin.
“Terkait seleksi masuk PTN itu sudah rampung, ada kesepakatan membentuk tim seleksi nasional. Maka jadwal pelaksanaan saringan masuk itu akan sesuai jadwal yang telah ada,” katanya.
Fasli mengatakan, hingga saat ini belum ada nama untuk seleksi nasional pengganti SPMB itu, namun itu tidak menjadi masalah karena mekanisme saringan masuk PTN sudah ada kesepakatan secara nasional.
“Mungkin dalam seminggu atau dua minggu ke depan ada keputusan nama pengganti SPMB itu, termasuk SK dari Dirjen Dikti dan Dirjen Keuangan terkait nama baru pengganti saringan masuk PTN itu,” katanya.
Tidak ada perubahan mendasar dalam proses pendaftaran ke PTN, semua dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat jangan bingung karena tetap bisa dilakukan di daerah masing-masing, kata Fasli Djalal.
Ia mengakui, sebelum ada kesepakatan bersama, masyarakat kebingungan menyusul pernyataan dari 41 Rektor PTN yang menyatakan keluar dari perhimpunan SPMB sehingga memunculkan wacana terdapat dua saluran saringan masuk PTN.
Sementara itu Ketua Forum Rektor yang juga Rektor ITB Prof Dr Joko Santoso menyambut baik kesepakatan terkait saringan masuk perguruan tinggi negeri itu.
“Sejak awal saya nggak setuju bila ada dua saluran saringan masuk perguruan tinggi negeri itu. Syukurlah ada penyelesaiannya, artinya semuanya tak ada permasalahan lagi,” katanya.
Mekanisme melalui SPMB itu adalah satu-satunya standar seleksi nasional yang sudah ada dan ada baiknya mengacu pada standar nasional itu, termasuk untuk menentukan standar penerimaan jalur khusus di PT masing-masing,” kata Joko.
40 PTN yang sebelumnya sepakat untuk menyelenggarakan SPMB sendiri diantaranya:
01. Universitas Airlangga Surabaya
02. Instititut Teknologi Sepuluh Naopember Surabaya
03. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
04. Universitas Negeri Yogyakarta
05. Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta
06. Institut Pertanian Bogor
07. Universitas Negeri Surabata
08. Universitas Brawijaya
09. Universitas Malang
10. Universitas Negeri Jember
11. Universitas Trunojoyo
12. Universitas Islam Negeri Malang
13. Universitas Diponegoro
14. Universitas Mulawarman Samarinda (Kaltim)
15. Universitas Riau
16. Universitas Udayana
17. Universitas Khairun Ternate (Maluku Utara)
18. Universitas Mataram (NTB)
19. Universitas Hasanuddin Makassar (Sulsel)
20. Universitas Sam Ratulangi Manado (Sulut)
21. Universitas Haluolelo Kendari (Sultra)
22. Universitas Sriwijaya Palembang (Sumsel)
23. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto (Jateng)
24. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Kalsel)
25 Universitas Negeri Malang
26. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati
27. Universitas Bengkulu
28. Universitas Padjadjaran Bandung
29. Universitas Negeri Semarang
30. Universitas Maliku Saleh (NAD)
31. Universitas Nusa Cendana Kupang (NTT)
32 Universitas Andalas Padang
33. Institut Teknologi Bandung (ITB )
34. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
35. Universitas Tadulako Palu (Sulteng)
36. Universitas Pattimura Ambon (Maluku)
37. Universitas Palangkaraya (Kalteng)
38. Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja (Bali)
39. Universitas Cendrawasih Jayapura (Papua)
40. Universitas Negeri Gorontalo
41. IAIN Sunan Ampel Surabaya










Duuh….
Alhamdulillah deh SPMB atau apapun lah namanya masih tetep ada,,,,
Mau tanya, mang kalo SPMB lintas regional nilainya dikurangi???
Gosipnya sih seperti itu…
Tapi aku pingin kejelasannya…
Assalamualaikum.wr.wb
alhamduliliah….saya akhirnya bisa mendengar kabar ini.pak saya mau tanya,apakah da beasiswa untuk bisa ikut SPMB gratis??dan juga bisa masuk universitas gratis bagi anak-anak yang tidak mampu??
Terimakasih….
Saya berharap impian saya bisa terwujug untuk ikt SPMB n dterma tanpa biaya.
Wasssalamualaikum….
Alhamdulillah… SPMB 2008 masih ada.. Seumpama SPMB 2008 dihapus dan diganti dengan ujian mandiri, pasti bakalan KISRUH seperti test PNS…. ..SOGOK-MENYOGOK G2.. Kasian kan kita2 yg sma nya dari kampung… SPMB tu jalan masuk satu2nya untuk bs masuk ke jurusan favorit di PTN favorit.. Qt mau pmdk pun jg kemungkinan kecil lolos, cz pasti kalah sama SMA yang ada di kota-kota besar………Apalagi SPMB adalah jalur yang paling merakyat dan murah-meriah bila dibandingkan dgn ujian mandiri……………
THX GOD, MASIH ADA SPMB……….
ALHAMDULILLAHHHHHHHHHHH………………………………….!!!!!!!!!!!!!!!!
pliss spmb jangan dihapuskan ..
saya sangat setuju dengan gita…
from: MR.irfan@SMAN1CIAMIS
spmb 2008 mash diakan, itu adlh kehndak alloh swt yg masih menyayangi kita pra pencari ilmu dngan fnansial yg average. qta musti brsyukur atas apa yang alloh swt brikan. alhmdulillah- (berikanlah kami sesuatu yang terbaik dpandngan-Mu) amin…@wassalam..
alhamdulillah masih kaya dulu…aku pgn lulus di UI…Doain ya…
Walaupun ada kisruh dan ribut-ribut begini, tapi kita harus yakin akan satu hal. Bahwa semuanya dilakukan untuk memberikan solusi yang terbaik bagi tunas bangsa dan instansi pendidikan
duh…untung da penyelesainnya…w sempet binggung bgt..Alhamdullilah BgT d!!!
hi
jadi sistem spmb masih seperti yang dulu ya??
saya lulusan sma di medan,saya pengen masuk di fak.eko ui..
berarti saya bisa membeli formulir di usu/unimed kan???
tanpa harus pergi langsung ke ui??
plizzzzzz dijawab yach,karena saya lagi bingung banget nih..
alhamdulillah…
mao masuk ptn aja kok di persulit si. . . .
semogaperjuangan ku tak sia2 walaupun nama berubah aq ingan tetep bisa masuk PTN kalo emang berjodoh,dan aq jg lulus ujian nasional amin…….!smoga do’a ibu slalu menyertaiku